Digital Marketing, Jurus Wajib Yang Perlu dikuasai di Era Digital

Share on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInPrint this page

Selamat datang di Era Baru, sebuah era dimana digital adalah dunia baru tempat dimana semua aktifitas berada. Era ini sedikit berbeda dengan era sebelumnya karena kecepatan, ketepatan dan efisiensi menjadi ukuran utama jika ingin tetap dikatakan ada. Teknologi adalah penggerak utama yang menjadikan setiap bisnis dan inisiasi harus beradaptasi dengannya.

Dunia pemasaran pun juga berubah. Teknik teknik lama cenderung kurang bisa diterapkan, ada perubahan signifikan pada teknik penjualan dan pemasaran di era ini. Tolak ukur kecepatan, ketepatan dan efisiensi menjadikan teknik nya pun harus cepat, tepat dan efisien. Ibarat sebuah pertempuran. Seseorang agar bisa terus kuat dan terkalahkan wajib belajar dan berlatih sebuah jurus. Oleh karena itu, untuk bertahan dan meningkatkan kekuatan bisnis di era digital ini dibutuhkan sebuah jurus baru. Jurus wajib yang perlu dikuasai adalah digital marketing/Internet marketing.

Mengapa Digital Marketing itu Penting ?

Era digital adalah era kecepatan, ketepatan dan efisiensi. Jika melirik masa lalu, kita melihat beberapa billboard dan banner yang memenuhi jalanan kota bukan?, atau masih ingatkah iklan produk di media televisi dan koran?. Ada miliaran rupiah digelontorkan pelaku bisnis untuk mengenalkan produknya ke masyarakat atau konsumen melalui cara tersebut. Sampai saat ini memang masih laku keras cara tersebut. Namun ada beberapa tren perubahan yang cukup signifikan pada perilaku konsumen saat ini. Era Digital membuat sebuah kebiasaan baru yang membuat sebuah perilaku digital yakni lebih banyak waktu yang mereka habiskan membaca berita di handphone dibandingkan di koran, lebih banyak bersosialisasi di media sosial (FB/IG/Twitter) dibandingkan bersosial dengan tetangga dan lebih sedikit menonton tv dan berpindah ke youtube atau tv kabel.

Perubahan itu nyata. Dimasa depan kebiasaaan-kebiasaan konsumen akan berubah menyesuaikan teknologi terbaru di masyarakat. Billboard, tv, radio dan koran perlahan perlahan sudah mulai bermigrasi dari media konvensional ke media digital seperti toko online, Surat kabar digital, dan sosial media.  Data menunjukkan pertumbuhan eksponensial sudah mulai ditunjukkan oleh media baru seperti berita online, sosial media dan iklan digital.

Perubahan ini juga didukung dengan meningkatnya unit bisnis yang bermain di ranah internet yakni e-commerce. Beberapa ukm dan perusahaan besar sudah membuat website sebagai bukti eksistensinya. Dengan adanya “toko online” tersebut akhirnya beberapa perilaku “pengenalannya” pun berubah ke pemasaran digital. Digital media advertising Indonesia tumbuh pesat dan meningkatkan ekonomi di Indonesia. Pertumbuhan media ini akan terus berlanjut setidaknya kemungkinan sampai pada tahun 2019.

Jurus-Jurus Digital Marketing

7juruss.png

Setelah Target konsumen dan Perjalanan mengadopsi produk dan jasa ditemukan langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan jurus-jurus tersebut. Berikut penjelasan singkat beberapa jurus digital marketing.

jurus1.png

“Fact tell, story sell”

Hubungan antar manusia adalah jiwa dari sebuah bisnis. Pada akhirnya, sebuah produk atau jasa ditujukan pada manusia. Mengetahui masalah yang dihadapi, kesusahan yang dialami dan menawarkan solusi yang mempunyai keunggulan sudah tentu adalah pekerjaan rumah yang harus dibawa. Namun, kunci dari semua itu adalah bagaimana pesan itu disampaikan.

Story Telling adalah jurus pertama yang harus dikuasai. Storytelling adalah kekuatan yang cukup powerfull dalam membangun sebuah hubungan. Cerita yang baik dan inspiratif akan memberikan kekuatan tak terduga, cerita yang menarik akan membuat konsumen berpihak. Oleh karena itu, menjadi penting bahwa pemasar dan pebisnis mempunyai keberpihakan juga pada sebuah misi yang penuh inspirasi.

 

jurus2.png

Content Marketing itu lebih dari sekedar membuat sebuah blog. Selain mempunyai tujuan untuk edukasi pasar dan eksistensi di dunia digital, sebuah konten juga bertujuan untuk membangun kepercayaan dari target konsumen.

Konten marketing juga bukan hanya masalah pembuatan dan distribusi sebuah konten. Hal ini adalah jurus yang jika diimplementasikan dengan tepat dan konsisten maka akan membuat brand sebuah bisnis sebagai sebuah influencer.

Konten bisa berupa artikel, panduan/laporan,infografis, webinar dan video yang mampu menggerakkan pertumbuhan bisnis.  Ada dua fokus yang harus dicapai ketika membangun sebuah konten yang baik

  • Fokus pada Engagement (keterlibatan), bukan promosi. Tulis sebuah konten yang isu nya dekat dengan isu yang dialami oleh konsumen. Tulis topik yang disukai dan dibenci oleh si user dan pada akhir konten berikan pertanyaan untuk membuat konsumen terlibat.
  • Fokus memindahkan konsumen menuju funnel marketing, misal dari awareness tingkatkan menjadi user yang aktif, terus menerus hingga mencapai tingkatan mau membeli. Buat pengalaman membaca konten menyenangkan, menantang dan enggaging. Tai jangan lupa tetap prioritaskan sebuah hubungan dibandingkan transaksi.

 

jurus3.png

Strategi sosial mediamu itu lebih dari hanya sebuah halaman facebook, instagram atau twitter dengan sejumlah likes/followers saja. Sosial Media adalah jurus digital marketing yang perlu didalami karena pasar Indonesia adalah pasar sosial media yang besar. Jika saja satu bisnis bisa sukses membangun sosial media yang dimilikinya, maka memenangkan pasar menjadi hal mudah yang dapat dicapai.

Hal pertama yang dipelajari adalah ketahui dimana kekuatan sosial mediamu. Setiap chanel sosial media mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing dan mempunyai audience yang mempunyai karakter berbeda-beda. Instagram lebih cocok untuk anak muda, twitter saat ini mengalami penurunan drastis jumlah pengguna dan facebook yang mulai diadopsi tak hanya anak muda, tetapi juga orang tua. Evaluasi dan analisis sosial media mana yang cocok dengan bisnis yang digeluti.

Ada tiga kunci untuk mengusai jurus ini.

  • Terus lakukan monitoring performa pertumbuhan audience seperti engagement (likes, komen, share), pertumbuhan user baru hingga konversi pengguna.
  • Share konten konten viral karena hal tersebut membantu chanel sosial media mendapatkan exposure gratis.
  • Dorong user untuk menshare konten yang telah dibuat baik itu diberikan benefit atau dengan kerelaan.
  • Buat sevisual mungkin setiap post yang dibuat. Orang tidak begitu menyukai text yang panjang.

jurus4.png

Chanel marketing berbayar terkadang diperlukan untuk memboost traffic dan pertumbuhan user. Hal itu terbukti bisa dipakai bagi beberapa bisnis di fase awal. tapi, bagi bisnis yang memiliki dana yang terbatas, Marketing berbayar ini tidak bisa hanya dipakai begitu saja dalam arti membuang uang tanpa tahu teknik yang benar. maka dari itu memahami jurus ini sangat penting bagi para pemasar dan pebisnis.

Dalam paid adv beberapa topik yang harus dikuasai antara lain Search Engine Marketing (SEM), online advertising, or pay-per-click (PPC) marketing. Ada ribuan sumber untuk mempelajari hal tersebut. Mudah-mudah susah, dibutuhkan alokasi waktu dan “biaya belajar” yang cukup untuk menguasainya. Biaya belajar yang dimaksut adalah mencoba membeli beberapa rupiah untuk testing.

Chanel berbayar ini adalah jurus yang sangat powerfull karena semuanya terukur. Kamu bayar berapa maka akan mendapatkan “tujuan” sesuai dengan apa yang dibayar. Misal ingin menumbuhkan likes di facebook. Dengan FB ads , sudah bisa dicapai beberapa ribu dengan berbayar beberapa ratus rupiah.  Jurus ini juga dapat digunakan untuk menemukan target yang tepat sesuai audience yang ingin dicapai.

jurus5.png

Cara membangun list konsumen untuk terus menghubunginya dikala ada beberapa update atau promosi yang akan disampaikan maka kekuatan email marketing dapat digunakan. Permasalahannya adalah tidak banyak yang menguasai jurus ini. Banyak email yang dikirimkan malah menjadi spam.

Loh terus gimana?, berikut tips agar jurus ini mudah dikuasai

  • Buat email itu personal. Panggil namanya, berikan salam dan buat sentuhan personal pada email agar tidak hanya “dikesan” promosi semata.
  • Pilih tools automatisasi yang tepat.
  • Fokus pada pengalaman pelanggan. Caranya lakukan A/B testing dan pilih email yang paling banyak mendapatkan impresi.
  • Sinkronkan kampanye email dengan konten marketing. Bangun list email melalui website, blog, sosial media dan sumber trafic lain dalam konten yang dibuat. Misal jika ingin mendapatkan free ebook maka harus submit email.

jurus6.png

Search engine seperti google adalah chanel terbesar untuk berinteraksi dengan audience baru. Untuk sukses dalam sebuah “mesin pencari” tersebut dan bersaing dengan jutaan kata yang muncul di arena tersebut dibutuhkan jurus utama. Search Engine Optimization (SEO) perlu digunakan untuk membuat konten yang telah diproduksi benar-benar sesuai dengan apa yang diinginkan target konsumen dan sesuai dengan bahasa mesin tersebut. Berikut cara-cara yang perlu dilakukan

  • Lakukan riset keyword
  • Belajar beberapa komponen teknis SEO
  • Integrasikan content marketing berdasarkan riset keyword
  • Implementasikan perlahan teknik-teknik SEO tersebut

jurus7.png

Inilah kekuatan rahasia yang tak banyak diperhatikan oleh para digital marketeer, Komunitas.

Jangan hanya puas mempunyai audience, jangan hanya puas hanya bisa mendatangkan traffic dengan jumlah user yang tinggi. Beberapa dari itu mereka akan pergi jika ada produk atau jasa yang lebih baik. Sudah saatnya bangun komunitas. Sebuah kelompok yang lahir dengan desain untuk mengadvokasi brand yang telah dibuat. Sebuah loyalis yang mau menjadi agen-agen yang membantu promosi dan mempengaruhi yang lain.

Beberapa startup di Indonesia sukses melakukannya. Masih ingat gojek yang sukses membangun komunitas “ojek online” dengan slogan salam satu aspal. Masih ingat bukalapka dengan ratusan komunitas bukalapak yang tersebar di kota-kota di Indonesia.

Komunitas adalah jurus rahasia yang membantu strategi digital tetap relevan di dunia non-digital. Siapa yang bisa menguasai itu, maka era digital adalah tools menuju sebuah sustainability

Jurus sudah dipelajari, tapi masih belum faham juga?.

Sudah belajar tapi kok masih gitu-gitu aja.? Waktu sudah dihabiskan dan beberapa materi pun sudah dikorbankan. Padahal teori digital marketing sudah ada di mana-mana, tapi kok belum faham juga?,  Berarti ada yang salah dalam proses untuk study Jualan online dan studi internet dan digital marketing. Belajar digital marketing memang bukanlah sebuah proses yang instan. Perlu beberapa disiplin dan konsistensi agar bisa sukses. Ini beberapa alasan yang membuat kenapa jurus Digital Marketing yang gampang-gampang susah ini belum dikuasai dengan baik

Alasan kenapa:

1.Kurang dalam mempelajarinya dan kurang menambah referensi bacaan

Ya mungkin kamu hanya kurang giat belajar. Sumber bacaan sangat luas baik itu sumber nasional maupun luar negeri. jadi tidak ada lagi alasan tidak tahu belajar dari mana. Jika memang sampai sekarang belum menguasai maka dibutuhkan tambahan porsi belajar dan tambahan referensi

2.Belajarnya tidak fokus dan Praktiknya tidak konsisten

Konsistensi itu susah, Fokus itu susah. Jadi kedua hal tersebut adalah kunci mencapai ttingkatan yang lebih baik jika memang mau naik kelas. Kurangi waktu-waktu yang kurang produktifmu. Mulai konsisten dan fokus untuk menguasainya

3.Belajar sendiri tanpa mentor dan orang yang berpengalaman dibidangnya

Jika dua hal tersebut sudah dilakukan tapi masih belum bisa maka kamu memang butuh bantuan. Kamu tidak bisa sendiri. Langkahnya adalah mencari mentor. Langkah mencari guru untuk mengajarkan beberapa jurus digital marketing itu harus dilakukan jika memang usaha untuk belajar sendiri belum berbuah atau mulai Kursus Internet Marketing yang mempertemukan para ahli dengan pengalamannya dan kurikulum yang tepat.

Pada akhirnya, era sudah berganti. Era sekarang adalah era digital. Beradapatasi atau tidak adalah sebuah pilihan. Jika mau beradaptasi ya belajar. Belajar memang susah tapi itu lebih baik daripada harus tertinggal karena terlalu sombong dengan apa yang dipunyai sekarang atau malas untuk bergerak. Jadi, sudah siapkah bertempur di era baru ini?

karina putri
CFO (Chief Financial Officer at APACE.CO.ID
Karina Putri bergabung di ADC Indonesia sebagai CFO (Chief Finansial Officer). Karin menghabiskan waktu luangnya dengan travelling. – If you risk nothing, you gain nothing